Hari Raya Idul adha menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk
menumbuhkan ketakwaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Tahun ini, SDIT Assalam kembali melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan
qurban dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi
bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga sarana pendidikan karakter bagi
para siswa tentang makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap
lingkungan sekitar.
Pada pelaksanaan qurban tahun ini, SDIT Assalam menyembelih
sebanyak tiga ekor sapi yang merupakan amanah dari para pequrban, baik dari
guru maupun orang tua murid. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di
lingkungan sekolah dengan melibatkan panitia qurban yang terdiri dari guru, staf,
komite sekolah, serta para relawan. Beberapa hari sebelum pelaksanaan qurban,
panitia telah melakukan berbagai persiapan secara matang. Mulai dari
pembentukan struktur kepanitiaan, pendataan peserta qurban, pemesanan hewan,
hingga penyiapan alat-alat penyembelihan dan pengemasan daging.
Pemilihan hewan qurban dilakukan dengan sangat teliti. Ketiga sapi
yang dipilih dipastikan memenuhi syarat syariat Islam, dalam kondisi sehat,
cukup umur, serta memiliki bobot yang baik. Selain itu, panitia juga menyiapkan
area penyembelihan agar tetap bersih, aman, dan sesuai standar kebersihan. Tim
konsumsi, dokumentasi, distribusi, hingga pengolahan daging dibentuk agar
seluruh proses berjalan tertib dan terorganisir.
Pada hari pelaksanaan, kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan doa
bersama dan pengarahan panitia pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul
13.30 WIB. Suasana penuh semangat dan gotong royong begitu terasa di lingkungan
sekolah. Proses penyembelihan dilakukan oleh tenaga yang berpengalaman dan
memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Sebelum disembelih,
hewan qurban diperlakukan dengan baik agar tidak mengalami stres. Penyembelihan
dilakukan dengan menyebut nama Allah SWT dan menggunakan peralatan yang tajam
agar proses berjalan cepat dan tidak menyakiti hewan.
Setelah proses penyembelihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan
pengulitan, pemotongan tulang, serta pemisahan daging. Seluruh proses dilakukan
secara gotong royong oleh panitia yang telah dibagi sesuai tugas masing-masing.
Ada tim khusus yang menangani pemotongan daging, penimbangan, hingga
pengemasan. Dari tiga ekor sapi yang disembelih, panitia berhasil mengolah
daging total keseluruhan 558 pax daging qurban. Setiap box berisi kurang lebih
1 kilogram daging lengkap yang telah dikemas rapi dan higienis. Isi box terdiri
dari daging, tulang, serta bagian lainnya yang telah dibagi secara merata agar
seluruh penerima mendapatkan bagian yang adil. Proses penimbangan dilakukan
dengan teliti menggunakan timbangan digital agar setiap paket memiliki ukuran
yang sesuai. Setelah ditimbang, daging dimasukkan ke dalam box khusus dan
disusun rapi untuk memudahkan proses distribusi. Kebersihan menjadi perhatian utama
selama proses pengolahan daging Qurban di SDIT Assalam. Panitia menggunakan
alas, wadah bersih, dan memastikan area pengemasan tetap steril agar kualitas
daging tetap terjaga hingga diterima oleh masyarakat.
Setelah seluruh paket selesai dikemas, panitia segera
mendistribusikannya kepada para penerima qurban. Setiap pequrban mendapat jatah
10 pax daging, namun diperkenankan jika ingin menambah untuk dibagikan ke
masyarakat sekitar rumahnya. Dari total tiga sapi maka ada 21 orang shohibul
qurban yang mendapat jatah masing-masing sekitar 10 -15 pax, kemudian sisanya
kami bagikan kepada yayasan, dewan guru, mitra TK terdekat dan masyarakat
sekitar sekolah.
Hal istimewa pada pelaksaan Qurban tahun ini di SDIT Assalam adalah
kami tidak lagi membagikan daging Qurban mentah kepada siswa, namun kami
gantikan dengan acara makan bersama keesokan harinya dengan menu daging qurban
yang diolah dengan nikmat untuk menambah keberkahan melalui makan bersama-sama
di sekolah Momen pembagian ini menjadi salah satu bagian paling membahagiakan
dalam kegiatan qurban. Banyak masyarakat yang merasa terbantu dan bersyukur
atas kepedulian yang diberikan oleh pequrban melalui perantara SDIT Assalam.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap nilai-nilai kepedulian sosial dapat
terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di tengah
masyarakat.
Pelaksanaan qurban di SDIT Assalam bukan sekadar kegiatan tahunan,
tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para siswa. Anak-anak
diajak mengenal makna qurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan
meneladani kisah Nabi Ibrahim AS serta Nabi Ismail AS. Bagi ayah-nunda orang
tua murid, sanak-saudara, atau masyarakat sekitar yang ingin ikut berkontribusi
pada Qurban tahun depan bisa bergabung melaui patungan Qurban di SDIT Assalam
dengan rincian harga 3.500.000 untuk kambing, dan 3.700.000 untuk patungan sapi
7 orang.
Semoga seluruh amal ibadah para pequrban diterima oleh Allah SWT,
serta kegiatan qurban ini dapat terus menjadi sarana mempererat ukhuwah dan
menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi penerus bangsa. Aamiin ya
Rabbal ‘alamin.

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar