Rabu, 10 Juni 2025 menjadi hari yang bermanfaat bagi siswa kelas V Sa'id SDIT Assalam. Pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, sekolah kedatangan tim kesehatan dari Puskesmas Curug yang memberikan penyuluhan kesehatan kepada para siswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta didik tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Dalam penyuluhan tersebut, tim Puskesmas Curug menyampaikan materi mengenai kesehatan gigi dan mulut. Para siswa diajak mengenal bagian-bagian penting dalam rongga mulut seperti bibir, lidah, gigi, dan gusi beserta fungsi masing-masing. Tim pemateri menjelaskan bahwa gigi memiliki peran penting dalam mengunyah makanan, membantu berbicara dengan jelas, serta mendukung pertumbuhan rahang dan bentuk wajah yang harmonis.
Selain itu, siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai penyakit gigi dan mulut yang sering terjadi, seperti gigi berlubang (karies) dan radang gusi. Dijelaskan bahwa gigi berlubang disebabkan oleh plak dan bakteri yang berkembang akibat sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik. Sementara itu, radang gusi dapat terjadi karena penumpukan plak dan karang gigi yang menyebabkan gusi bengkak dan mudah berdarah.
Tim Puskesmas Curug juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan penyakit gigi dan mulut. Siswa dianjurkan untuk menyikat gigi secara teratur minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor, mengurangi konsumsi makanan manis yang dapat merusak gigi, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta melakukan pemeriksaan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.
Tidak hanya membahas kesehatan gigi dan mulut, tim kesehatan juga memperkenalkan peran Dokter Kecil (Dokcil) di lingkungan sekolah. Para siswa dikenalkan mengenai tugas dan tanggung jawab Dokter Kecil sebagai penggerak perilaku hidup sehat, membantu kegiatan UKS, serta menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, siswa juga mendapatkan materi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah. Beberapa contoh penanganan yang diperkenalkan antara lain cara mengatasi mimisan dengan posisi kepala menunduk dan menjepit hidung selama beberapa menit, serta penanganan awal luka bakar dengan mendinginkan luka menggunakan air mengalir.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan menyenangkan. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, menjawab pertanyaan dari pemateri, serta aktif berdiskusi mengenai pengalaman mereka dalam menjaga kesehatan gigi dan menghadapi kondisi darurat ringan di sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa kelas V Sa'id SDIT Assalam semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan diri, khususnya kesehatan gigi dan mulut, serta memiliki pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. SDIT Assalam menyampaikan terima kasih kepada tim Puskesmas Curug atas ilmu dan edukasi yang telah diberikan kepada para siswa.
"Menjaga kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan tubuh yang sehat, siswa dapat belajar, beribadah, dan beraktivitas dengan lebih optimal."


Tidak ada komentar:
Posting Komentar